Masih saja ku tabur bunga dipadang yang tak kan kusemai
masih saja hingar bingar merajai
entah jalang entah lalai
tapi
aku hanya ingin damai
malam ini bunga itu untuk mu
hanya malam ini
biarkan malam ini ku labuhkan hati
hanya malam ini
esok pagi kembali lah ke pangkuan cintamu
yang malam ini telah kau belah, sebagian kau suntingkan dihatiku
malam ini bunga itu untukmu
karena kau adalah
satu dari seribu bunga yang pernah tumbuh dipadang kering
tak inginku kau berduri , tak ingin ku kau bertaji
tak perlu pula ada yang berucap janji
biarkan rinai tawamu tak mengungkap tanya
malam ini bunga itu untukmu
entah jalang itu milikmu atau milikku
tak pernah ku ingin menyatu
karena kutahu semua kan berlalu
bersama akhir musim waktu